Sunday, November 17, 2013

Acne Diary 3 : Second Attempt

Oke.. Terakhir saya menuliskan update tentang pengobatan saya adalah di pertengahan bulan Agustus. Dengan serangkaian obat yang saya dapatkan, setelah sekitar sebulan pemakaian, saya merasa kulit punggung saya tidak mengalami kemajuan yang berarti.

Sekitar akhir bulan September, saya kembali melirik copy resep pertama dari dr. Dhelya. Dan dari hasil browsing yang saya lakukan, saya mengambil kesimpulan bahwa I gave up too quickly. Banyak testimoni yang menuliskan bahwa Reticor perlu waktu untuk menunjukkan hasilnya

Monday, August 19, 2013

Acne Diary 2 : Iritasi

Okeh... Setelah sebelumnya memperkenalkan obat yang saya pakai disini, saya akan lanjutkan tentang perjalanan pengobatan jerawat dan bekasnya di punggung dan dada.

Saya sebelumnya menulis bahwa acne feldin dan reticor 0.1-nya dipakai bergantian. And I did that. Setelah 2 minggu pemakaian, saya harus menahan rasa sakit, panas dan gatal akibat iritasi reticor. Little that I know, part of it was my fault.

Friday, August 16, 2013

Kerjo sing bener

Beberapa waktu terakhir ini, saya melakukan hal yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya, yaitu mengeluh tentang pekerjaan. I wish I hadn't done that. Hanya saja pikiran saya berada dipersimpangan antara sikap ikhlas dan naif.

ikhlas :
adj : bersih hati; tulus hati: memberi pertolongan dng --; mereka benar-benar --;  

naif :
adj : sangat bersahaja; tidak banyak tingkah; lugu (krn muda dan kurang pengalaman)

Saya percaya bahwa setiap pekerjaan harus saya lakukan dengan ikhlas. Saya memang relatif baru di dunia HR, dan saya merasa saya harus belajar banyak hal. Tetapi yang mungkin lolos dari perkiraan saya adalah efek psikologis posisi saya.

Monday, August 12, 2013

Acne Diary 1 : Pengenalan Obat

Okay, sebenarnya saya punya sejarah yang panjang dengan jerawat. Sudah sejak saya duduk di bangku SMP. Hal yang membuat saya minder dalam pergaulan, sehingga menyebabkan saya agak socially disabled sampai sekarang.

Jerawat di wajah memang sudah tidak banyak seperti dulu, sudah jauuuuhhh berkurang. I don't mind dengan 3 atau 4 jerawat di wajah, karena I used to have more. Much more...

Yang selalu menjadi masalah buat saya adalah noda jerawat di dada dan di punggung. Kalo soal jerawat, bisa dibikin kempes, hanya saja noda jerawatnya bandel banget dan ngga mau hilang.

Thursday, July 11, 2013

Sidang Isbat yang singkat itu indah...

Sempat liat sidang isbat yang disiarkan di tipi sebelum puasa kemarin ngga? Ada yang liat mulai dari awal sampe akhir sidang? Kalo ada, saya angkat topi untuk Anda. Menurut saya Anda termasuk golongan orang-orang yang sabar. Sabar mendengarkan paparan para perwakilan tersebut.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada mereka, I just wis that they could keep their views and comments short. Sudah mulai males ketika diawal mereka memperkenalkan diri dengan ritme yang pelan. Itu baru perkenalan, belum masuk ke pandangan Ormas mereka.

Sunday, June 30, 2013

Pergi liburan mendadak itu menyenangkan

Semua berawal dari teman saya, N, yang terpaksa membatalkan liburan kami ke Yogyakarta karena ada urusan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

Ditengah kegalauan yang ada, E -teman saya yang lain- menyetujui usulan berlibur ke Bali instead of Jogja, dengan budget semi backpacker karena kami berdua ngga punya budget untuk ke Bali

Jadilah pada malam itu juga dia berburu tiket bis, browsing hotel dan sewa mobil di Bali. Dan esok hari nya (H-2) semuanya settled. Baik itu tiket, hotel dan mobil. Jadi hari itu saya berpikir "OMG, I'm really going for a vacation!! I've got to pack!!".

Some of it was my first experience, keep reading and you will know you why.

The day Supri went away...

Hari ini saya melepas kepergian salah satu teman setia selama 8 tahun terakhir. Namanya Supri. Dia hampir selalu menemani saya kemanapun saya pergi. Sudah ngga terhitung berapa banyak kepanasan dan kehujanan sudah kami lalui bersama. Supri ngga pernah rewel dan selalu bisa diandalkan. Saya pun ngga keberatan untuk mengucurkan dana maintenance untuk dia.

N 4565 B adalah nomor yang mungkin tidak akan saya lupakan dalam waktu dekat. Semoga temanmu yang baru bisa merawatmu bahkan lebih baik dari saya. *tears*

Sepeninggal Supri, saya punya teman baru bernama Mario. Semoga dia bisa memberikan persahabatan seperti ketika saya dengan Supri.