Wednesday, June 20, 2012

TGC di GLT

Hari ini saya berkesempatan untuk sejenak menikmati suasana diluar kantor. Saya diajak atasan saya untuk mengintip acara Tobacco Grading Course (TGC) di kompleks Green Leaf Threshing (GLT) Randu Agung.

TGC sendiri diadakan dari tanggal 18 hingga 22 Juni, dan dihadiri oleh Tobacco Grader serta Tobacco Buying Agent. Acara detilnya saya tidak tahu, karena saya hanya datang sebentar dan kemudian diajak keliling wilayah GLT Processing oleh Bapak Nofal. Yang jelas, acara yang diadakan tiap tahun ini adalah untuk mengkalibrasi kemampuan para Tobacco Grader yang dimiliki oleh perusahaan. Kehadiran para  Buying Agents sendiri adalah untuk mengkomunikasikan standar tembakau yang dipakai oleh perusahaan.

Sunday, June 10, 2012

My trip to Bali (D4)

Apology for the more than a month of delay in writing my last days in Bali. There was a new employment euphoria. I would wrote that euphoria thing at another time.. 

Jadi, H-1 sebelum kami balik ke Malang, kami memutuskan untuk ngga terlalu bernapsu untuk jalan-jalan. Menikmati hari terakhir liburan dengan jalan ke tempat yang tidak membutuhkan bantuan Google Maps. Sebuah tempat yang sudah dikenal masyarakat luas. Sebuah tempat yang kata orang, kalo belum kesana berarti belum ke Bali. Tempat itu adalah Kuta *ngglethek*

Tuesday, June 5, 2012

Tampang saya [engga] judes

Tulisan saya kali ini terinspirasi oleh kejadian 2 hari yang lalu…

Let me tell you few things about me that most of my friends would already knew. First, I don’t have a lot of friends since I don’t make friends easily. Second, I’m good at being sarcastic. Those sarcastic words just flow like water from my mouth. That’s why I don’t talk much, because I know my words might hurt the people I talked to. And third, I don’t like kids and kids don’t like me in return. The motherhood just hasn’t grew in me (yet).

Thursday, April 26, 2012

My trip to Bali (D3)

Setelah rasa lelah yang berlebihan di hari sebelumnya, kami memutuskan untuk sedikit bersantai di hari ketiga. Tujuan kami hari ini adalah Bedugul, Joger dan makan Ayam Betutu original dari Gilimanuk.

Seperti biasa, kami mengawali hari dengan makan quickbite. Hari ini quickbite kami rasanya ngga pedas seperti Nasi Jinggo. *I forgot the name, sorry*. Yang unik dari quickbite kami adalah nasinya dicampur dengan ketela ungu yang sudah dirajang agak halus. Rasanya ya gitu-gitu ajah. Meskipun begitu, tetap Alhamdulillah karena sudah ada makanan gratis yang bisa mengganjal perut. Karena Nasi Jinggo kemaren cukup pedas, Indah memutuskan untuk skipping her quickbite and bought some bread instead. Jatahnya Indah saya yang makan, hehehe…  *Alhamdulillah (lagi)*

Tuesday, April 24, 2012

My trip to Bali (D2)

Rute yang kami tempuh pada hari kedua cukup padat. Hampir seperti ikut tour pariwisata lah.

Pagi itu diawali dengan Nasi Jinggo, quickbite dari POP Hotel. Quickbite adalah fasilitas dari POP Hotel untuk setiap tamunya. Quickbite bisa diambil di ruang makan hotel yang buka mulai jam 07.00 – 09.30 wita. Namanya keren yah.. quickbite. Padahal saya lebih mengenalnya dengan istilah Sego Kucing alias Nasi Kucing. Nasi Jinggo saya porsi nasinya cuma dua genggam ditambah sambal goreng tempe, mie dan seiris (dan itu benar-benar hanya seiris ) telur.  Tapi tak apalah, Alhamdulillah sudah bisa dapet sarapan gratis. Meskipun tidak sesuai porsi perut, tapi setidaknya ada makanan yang bisa mengganjal. Oh iya, bagi yang tidak selera dengan quickbite, disana juga ada bubur ayam yang bisa dinikmati seharga 5000 rupiah.

My trip to Bali (D1)

Tanggal 17 – 21 April kemarin, saya dan dua orang teman sekantor saya (Indah dan Mba Lucy) akhirnya berlibur di Bali.

Diawali tanggal 17 April, berangkat dari Malang jam 04.30 wib untuk naik penerbangan GA 084 via Juanda. Kami sampai bandara sekitar jam 06.00 wib. Kesan saya tentang Juanda? Luaasss.. kalo dibanding Abdurrahman Saleh, hehe... Dan untuk bandara seluas itu, sangat customer friendly. Toilet bersih dan gratis (sebuah kombinasi yang jarang), check-in counter yang langsung bayar airport tax (menurut saya ngga wasting time), ruang tunggu yang dingin dan bersih. Satu kekurangan yang saya rasakan hanyalah mahalnya harga barang di toko yang berjajar di ruang tunggu. I mean, I know that the goods are expensive but not THAT expensive! Waktu itu saya beli segelas kopi nescafe. Saya pikir harganya berkisar 15 ribu. Ternyata 22 ribu sodara!

Sunday, March 25, 2012

BIG wake up call on nuptials issue!

Just had a wake up call that justified every concern I had about nuptials. As you know, my brother’s marriage is approaching. Well, it’s still on November, but still.. his marriage preparation is not simple because he chose it to be.

I must give him credits for having the courage to marry someone with his current state. With their both state, I must say. If it were me, I wouldn’t even dare to mention the marriage word! If I ever  finally found a man to marry, I would make sure that everything is in a “safe” condition. The income, the pre and post marriage plan, the everything!